Hemat Gas dan Tenaga untuk Masak Selama Pandemi itu Penting

Jennifer – Pada masa pandemi, mungkin banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengeluhkan penggunaan gas terlampau boros. Belum lagi rasa lelah karena harus terus memasak. Ada Berbagimacam cara yang mungkin bisa dicoba untuk menghemat penggunaan gas dan tenaga untuk memasak.

Chef Aprez Catering by Amuz Group, Stefu Santoso yang menjelaskan hal ini di dalam acara Beranda Pak RT. Memasak irit Gas yang show pada Senin (20/7/2020) di TVRI menganjurkan untuk membeli bumbu jadi yang biasa dijual di pasar. Daripada bikin bumbu, lebih baik beli bumbu jadi. Karena meniadakan proses mengolah bumbu dasar sampai matang, jagi lebih irit.

Hemat Gas

Biasanya kita kan memasak bumbu dulu sampai matang. Nah ini kita kan memotong proses. Kita enggak perlu memasak pakai gas lagi untuk mengolah bumbu dasar. Dengan membeli bumbu yang sudah siap masak di pasar. Bisa langsung mencampurkan dan masak aneka bahan makanan dengan bumbu.

Cukup Masak 1 Kali dalam Satu Hari

Manfaatnya gas pun akan jadi lebih hemat, serta waktu memasak yang terpotong karena kamu tak perlu membersihkan, mengupas, dan memasak bumbu dasar terlebih dahulu. Selain menggunakan bumbu instan, juga bisa mengurangi jumlah memasak dalam sehari yang biasanya 3-2 kali masak.

Misalnya, setiap hari biasa diharus memasak Berkali-kali setiap mau makan. Kamu bisa mendapatkan solusi dengan hanya memasak satu kali saja di pagi hari agar tidak ada penggunaan gas berkali lipat dalam sehari. Caranya, kamu bisa memasak bermacam-macam bahan dan bumbu makanan menggunakan bumbu dasar yang sama.

Point penting kalau mau berhemat selama covid, salah satu itu masak sekali aja. Masak agak banyak kemudian kita simpan di kulkas atau bekukan. Bagi yang mau hemat, beli aja di pasar. Beli bumbun instan saja karena sajian dan rasa makanan akan tergantung pada hasil akhir bukan bumbunya. Karena akan ditambah air, kecap nantinya. Jadi kita bisa hemat gaskan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *